Apr 28, 2010

Manfaat Positif Internet bagi Anak

Internet telah membawa pengaruh pada anak, baik positif maupun negatif. Nah, bagaimana menghindari dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif internet pada buah hati Anda?

Pengaruh internet memang sudah semakin besar di zaman teknologi ini. Bahkan, tidak sedikit yang menjadi bergantung kepada internet entah untuk pekerjaan atau berhubungan dengan pertemanan. Tak hanya orang dewasa, internet pun sudah mulai menjadi teman akrab anak-anak. Generasi platinum, begitulah sebutan bagi anak yang terlahir di atas tahun 2000. Sejak kecil mereka sudah terbiasa dengan internet dan alat komunikasi modern, seperti ponsel.

Dikatakan oleh Life Coach Novianto Triwidia Jaya atau akrab dipanggil Novian bahwa generasi ini memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengakses dan mengakomodasi informasi sehingga mereka memiliki kesempatan lebih banyak dan terbuka untuk mengembangkan dirinya. ”Tidak sedikit anak yang menjadi kecanduan internet sehingga tidak sedikit juga orangtua yang menjadi kewalahan dan pusing,” ucap Novian yang berpraktek di Dynamic Brain, sebuah lembaga Konsultan Pola Asuh dan Pendidikan.

Bagi orangtua, membatasi anak berinternet adalah keharusan agar anak tidak kebablasan sehingga bisa mendapatkan pengaruh yang buruk dari internet. Pengaruh buruk tersebut antara lain anak akan kehilangan konsentrasi dalam belajar, atau bisa juga karena kecanduan berinternet, maka banyak waktu mereka yang tersita.

Novian mengatakan, sebaiknya orangtua menjelaskan kepada anak sejak awal bahwa internet hanya digunakan untuk mengeksplorasi hal-hal yang berkaitan dengan pelajarannya saja, seperti ilmu sains, biologi, sosial dan lainnya. Misalnya saja seperti pada masalah sosial, mereka boleh saja menggunakan situs jejaring sosial. Namun dengan batasan-batasan, karena tidak menutup kemungkinan juga dengan situs jejaring sosial ini mereka akhirnya memperoleh ilmu kecakapan seperti bahasa asing, minimal bahasa Inggris karena akses yang digunakan umumnya menggunakan bahasa asing.

”Jika internet digunakan secara tepat guna dan dengan benar, maka dampak internet itu sebenarnya membawa manfaat yang baik dan berguna,” ungkapnya.
Pengaruh multimedia pada anak bisa didapat dari pengaruh audio visual. Karena dengan audio visual yang mengajarkan secara berulang-ulang ini, anak menjadi lebih terlatih.

Untuk menyikapi dampak negatif dari berinternet tadi, sebaiknya anak diberikan batas. Berikan ketegasan kepada anak, sampai berapa lama ia boleh berinternet. Semisal 1 jam setiap harinya, atau hanya memberikannya di akhir pekan atau ketika anak libur. Dalam hal ini orangtua harus tegas memberikan jam berinternet pada anak.
Namun, untuk berinternet juga harus dalam pengawasan.

Tanpa pengawasan, bisa saja anak dengan mudah men-download file atau mengakses website yang terlarang dan hanya untuk orang dewasa saja. Oleh sebab itu, salah satu yang mesti dipenuhi orangtua di era ini adalah tidak gagap teknologi, sehingga dengan informasi yang mengalir deras, orangtua tetap bisa menyaring agar tidak semua informasi yang tidak perlu bisa diterima anak.

Dikatakan Pengamat anak Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto ini menuturkan, sebenarnya orangtua dapat memanfaatkan internet sebaik mungkin. Di antaranya sebagai sumber juga perpustakaan ilmu dari seluruh dunia untuk anak-anak, asalkan penggunaan internet dengan benar ini dijelaskan oleh orangtua sebelumnya.

“Menambah ilmu pengetahuan serta wawasan dan belajar dari internet merupakan cara yang murah juga mudah,” papar Ketua KOMNAS Perlindungan Anak ini.

Di masa pertumbuhan, anak senang bereksplorasi, untuk itu, internet dapat menjadi tempat yang paling mudah dan cepat untuk mendapatkan jawaban atas ketidaktahuan dari pertanyaan yang muncul dalam pikiran mereka. Khususnya mengenai ilmu pengetahuan yang tidak jarang juga membuat anak penasaran.

sumber: Okezone


0 tanggapan:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar anda disini