Jan 9, 2011

13 Risiko Serius dari Penggunaan Ponsel yang Terus Menerus

Tidak bisa dipungkiri bahwa telepon seluler (ponsel) telah banyak menghadirkan berbagai kemudahan dalam hidup manusia. Meski banyak diperdebatkan, banyak kalangan khawatir akan dampak negatif dari radiasi yang ditimbulkan.

Penelitian terbesar yang pernah dilakukan tentang bahaya ponsel telah membantah adanya risiko kanker otak pada penggguna ponsel. Penelitian yang dilakukan sendiri oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) tersebut menunjukkan risikonya tidak terlalu besar untuk dikhawatirkan.

Namun penelitian terbaru di India kembali menegaskan adanya ancaman kanker terutama pada anak dan remaja. Sang peneliti, Prof Girish Kumar bahkan mengatakan bahaya radiasi juga terdapat di sekitar menara Base Transceiver Station (BTS).

"Satu BTS bisa memancarkan daya 50-100W. Negara yang punya banyak operator seluler seperti India bisa terpapar daya hingga 200-400W. Radiasinya tak bisa dianggap remeh, bisa sangat mematikan," ungkap Prof Kumar.

Berikut ini sejumlah dampak negatif yang bisa ditimbulkan akibat radiasi yang berlebihan dari ponsel dan menara BTS:


1. Risiko kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400 persen akibat penggunaan ponsel. Makin muda usia pengguna, makin besar dampak yang ditimbulkan oleh radiasi ponsel.

2. Bukan hanya pada anak dan remaja, pada orang dewasa radiasi ponsel juga berbahaya. Penggunaan ponsel 30 menit/hari selama 10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker otak dan acoustic neuroma (sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli).

3. Radiasi ponsel juga berbahaya bagi kesuburan pria. Menurut penelitian, penggunaan ponsel yang berlebihan bisa menurunkan jumlah sperma hingga 30 persen.

4. Frekuensi radio pada ponsel bisa menyebabkan perubahan pada DNA manusia dan membentuk radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas merupakan karsinogen atau senyawa yang dapat memicu kanker.

5. Frekuensi radio pada ponsel juga mempengaruhi kinerja alat-alat penunjang kehidupan (live saving gadget) seperti alat pacu jantung. Akibatnya bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.

6. Sebuah penelitian membuktikan produksi homon stres kortisol meningkat pada penggunaan ponsel dalam durasi yang panjang. Peningkatan kadar stres merupakan salah satu bentuk respons penolakan tubuh terhadap hal-hal yang membahayakan kesehatan.

7. Medan elektromagnet di sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya tubuh lebih sering mengalami reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.

8. Penggunaan ponsel lebih dari 30 menit/hari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran (tuli). Radiasi ponsel yang terus menerus bisa memicu tinnitus (telinga berdenging) dan kerusakan sel rambut yang merupakan sensor audio pada organ pendengaran.

9. Akibat pemakaian ponsel yang berlebihan, frekuensi radio yang digunakan (900 MHz, 1800 MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea.

10. Emisi dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi melatonin. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan tulang dan persendian serta memicu rematik.

11. Risiko kanker di kelenjar air ludah meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan.

12. Medan magnetik di sekitar ponsel yang menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan tidur. Dalam jangka panjang kerusakan itu dapat mempercepat kepikunan.

13. Medan elektromagnetik di sekitar BTS juga berdampak pada lingkungan hidup. Burung dan lebah menjadi sering mengalami disorientasi atau kehilangan arah sehingga mudah stres karena tidak bisa menemukan arah pulang menuju ke sarang.

(detik)

Handuk 'Bersarang' di Usus Wanita Selama 3 Tahun

Chhattisgarh, India, Kasus aneh dialami seorang wanita India yang sering mengalami sakit perut. Setelah dioperasi, dokter ternyata menemukan handuk yang diperkirakan telah bersarang di ususnya selama tiga tahun setelah operasi caesar yang pernah dilakukan.

Handuk tersebut bersarang di usus Sabnam Praveen, wanita berusia 30 tahun asal Bilaspur, Chhattisgarh, India.

Sabnam dibawa ke Chhattisgarh Institute of Medical Sciences (CIMS) di kota Bilaspur, Chhattisgarh, setelah mengeluh sakit perut parah yang telah berlangsung selama tiga tahun.

Yang sangat mengejutkan, tim dokter bedah yang dipimpin oleh Dr Neeraj Sindey, melakukan pembedahan dan menemukan handuk dengan bagian-bagiannya yang telah membusuk di usus Sabnam.

Suami Sabnam, Nassibuddin, mengatakan telah menghabiskan lebih dari 100 ribu rupee atau lebih dari Rp 20 juta untuk melakukan perjalanan ke berbagai rumah sakit untuk mengetahui penyebab sakit di perut istrinya, tapi ternyata hanya sia-sia.

"Sebagian besar uang itu adalah pinjaman untuk membawa istri saya ke beberapa rumah sakit di India," jelas Nassibudin, suami Sabnam, seperti dilansir sifynews, Sabtu (8/1/2011).

Nassibudin mengatakan, di kebanyakan rumah sakit dokter mengatakan bahwa mungkin ada tumor di perut istrinya, tetapi dokter di CIMS menegaskan bahwa ada handuk di usus Sabnam dengan dasar serangkaian tes.

Sabnam yang masih berada di bangsal bedah CIMS, kini berencana untuk mengajukan perkara dengan dokter di sebuah rumah sakit di kota Ambikapur, karena ia dan suaminya percaya bahwa dokter tersebut telah meninggalkan handuk di dalam perutnya ketika ia melakukan operasi caesar pada akhir tahun 2007.

(detik)

10 Ponsel Terlaris 2010

htcSetelah merilis daftar 10 ponsel terlaris setiap bulannya, Krusell kini merilis daftar 10 ponsel terlaris sepanjang 2010. Apakah ponsel Anda masuk di dalam daftar?

Jika Anda pengguna iPhone, Anda boleh berbangga hati. Kebesarannya belum ada yang menandingi sepanjang tahun lalu. Hal ini dapat dilihat dari dua produknya yang masuk daftar "panas", yaitu iPhone 4 dan iPhone 3G.

Bahkan, dalam tiga bulan terakhir, termasuk Oktober, November, dan Desember, iPhone 4 berturut-turut menjadi ponsel terlaris.

Jika dilihat berdasarkan merek, Nokia masih menguasai daftar 10 ponsel terlaris tersebut. Sebanyak empat dari 10 ponsel terlaris yang terpilih adalah produk Nokia, yaitu Nokia 3720 Classic, Nokia E52, Nokia 6700 Classic, dan Nokia 6303 Classic.

Sedangkan HTC dan Samsung masing-masing menyumbangkan dua produk dalam daftar tersebut, meliputi HTC HD2, HTC Desire, Samsung I9000 Galaxy S, dan Samsung B2100.

Berikut daftar lengkap 10 ponsel terlaris sepanjang 2010 versi Krusell:

1. Apple iPhone 4
2. Nokia 3720 Classic
3. HTC HD2
4. Apple iPhone 3G
5. Nokia E52
6. Samsung I9000 Galaxy S
7. Nokia 6700 Classic
8. HTC Desire
9. Nokia 6303 Classic
10. Samsung B2100

"Melihat daftar di atas, perspektif yang paling menarik diamati mungkin campuran dari model ponsel yang memikat hati pembeli ponsel dan casing sepanjang tahun lalu," kata Ulf Sandberg, chief executive officer (CEO) Krusell, dalam keterangan pers, Jumat 7 Januari 2011.

"Daftar ini tak hanya dihuni oleh ponsel-ponsel kelas atas, tetapi ternyata ponsel konvensional seperti Nokia 3720 dan 6700 Classic banyak peminatnya. Memang, daftar ini membuktikan bahwa era smartphone semakin terasa, tetapi jangan lupa jika ada sekelompok segmen besar yang masih menginginkan perangkat sederhana dan mudah digunakan," ujar Sandberg.

Seperti diketahui, pemilihan 10 ponsel di atas didasari pada daya serap konsumen terhadap produk-produk casing (pembungkus) ponsel sepanjang 2010, termasuk perangkat serta pernak-pernik portabelnya, yang diproduksi Krusell sebanyak lebih dari tiga juta unit rata-rata per tahun.

Daftar keluaran produsen pernak-pernik perangkat elektronik dan ponsel asal Swedia ini cukup unik mengingat data yang terkumpul merepresentasikan penjualan ponsel di enam benua dan lebih dari 70 negara di seluruh dunia.

(VIVAnews)