Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Jun 7, 2012

Heboh Buku SD Bernuansa Pornografi

Heboh Buku SD Bernuansa Pornografi
Orangtua mana yang tidak miris mendapati cerita berbau pornografi di buku pengayaan pelajaran sekolah dasar. Sayangnya, buku seperti itu benar-benar ada bahkan beredar di sekolah-sekolah dasar khususnya di Kebumen dan Purworejo.

Parahnya buku-buku tersebut diamini Kementerian Pendidikan atau Depdiknas melalui panitia penilaian buku nonteks pelajaran. Setidaknya ada tiga buku dengan isi cerita porno, yaitu "Tambelo -Kembalinya si Burung Camar", "Tidak Hilang Sebuah Nama", dan "Ada Duka di Wibeng", yang semuanya diterbitkan oleh Era Citra Intermedia Solo.

Pada buku "Tak Hilang Sebuah Nama" misalnya, jelas-jelas menyinggung hubungan intim yang "aman" dari kemungkinan hamil. Melihat isi buku tersebut, para pendidik SDN Popongan, Purworejo, Jawa Tengah, langsung mengambil tindakan.

Menanggapi beredarnya buku bernuansa pronografi di sejumlah sekolah di wilayahnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Bambang Ariawan, menandaskan tidak tahu menahu dengan peredaran ketiga buku tersebut.

Heboh buku pelajaran sekolah dasar yang menganjurkan kekerasan dan perselingkuhan juga pernah mendera di Ibu Kota melalui pelajaran pendidikan lingkungan dan budaya Jakarta. Salah satunya memuat cerita tentang istri simpanan dengan judul "Bang Maman dari Kalipasir". Buku-buku tersebut langsung ditarik dari peredaran, namun tidak ada sanksi bagi mereka yang membuat dan memprakarasi proyek buku ajar yang sama sekali tidak mendidik tersebut.(IAN)

Aug 20, 2011

Kisah Anak Tukang Tambal Ban Ikut Jamuan Makan Malam Presiden SBY

Apa rasanya jadi seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada upacara 17 Agustus di Istana Merdeka? Jelas sebuah pengalaman membanggakan. Dan itulah yang dirasakan duta Provinsi Jambi, Mariati Uli Sitompul, siswi SMA Titian Teras.

Mimpi itu jadi kenyataan. Mimpi mengikuti upacara bendera di Istana Kemerdekaan tak melulu milik mereka yang berasal dari gedongan. Mariati pun memiliki mimpi itu dan ternyata, anak seorang tukang tambal ban ini mampu meraih mimpinya tersebut.

Rasa bangga pun tak hanya dirasakan Mariati. Sang ayah, Sudung Sitompul mengaku sangat bangga dengan putrinya itu. Bahkan saking bahagianya, Sudung rela ke Jakarta dengan merogoh kocek sendiri. Ini demi memberi semangat agar anaknya makin percaya diri.

Kini, tugas mengibarkan dan menurunkan bendera dalam upacara HUT ke-66 Kemerdekaan RI di Istana Kemerdekaan yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sudah usai. Namun kegiatan Mariati masih sibuk. Usai mengikuti jamuan makan malam di Istana Kepresidenan, dia masih memiliki segudang agenda.

Sudung pun tidak bisa leluasa bertemu Mariati. Menurutnya,Mariati masih berada dalam pengawasan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sudung mengaku hanya bisa menemui Mariati sekitar lima menit pada Rabu (17/8) sore selepas Parade Senja atau upacara penurunan bendera.

Sudung mengatakan setelah menjalankan tugas, Mariati mendapat jamuan makan malam di Istana Kepresidenan. Selain itu, Sudung juga mengatakan Mariati mendapat undangan jamuan makan dari banyak instansi dan pejabat negara satu di antaranya bersama Menpora Andi Mallarangeng. "Kita dapat dua undangan untuk besok, tapi di Cibubur," ujar Sudung.

Sebagai orangtua, Sudung mengaku bangga akan capaian anaknya mewakili Provinsi Jambi di tingkat nasional, terlebih menjadi anggota Paskibraka. Selain bangga, Sudung juga mengaku bahagia.

Bagi Sudung prestasi Mariati merupakan sebuah berkah langsung dari Tuhan Yang Maha Esa. Ia memandang prestasi Mariati sebagai berkah lantaran status sosial ekonomi dirasa tidak layak dan cukup untuk mengantar Mariati meraih satu posisi dalam Paskibraka.

Sudung mengatakan, diri dan keluarganya tidaklah masuk kategori keluarga kaya. Sudung mengatakan, penghasilannya sangatlah pas-pasan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Sudung mengaku hanya menjadi tukang tambal ban untuk mencukupi kebutuhannya.

Walau hanya bekerja sebagai tukang tambal ban, Sudung mengaku ikhlas dan siap mendukung perkembangan anak-anaknya. Sudung pun mengatakan untuk memenuhi undangan Presiden ke Jakarta dan mendukung anaknya, ia rela merogoh kocek sendiri untuk biaya ke Jakarta.

"Tidak ada akomodasi atau tiket dari pemerintah, semua uang pribadi," ujar Sudung.

Agar bekal perjalanannya cukup, Sudung pun mengaku menumpang tinggal di rumah keluarganya yang ada di Jakarta

"Saya sudah tahu. Kita berharap agar jadwal pelantikan bisa ditentukan"

Jun 1, 2011

"Ring 1 Presiden Tidak Bisa Diandalkan"



Untuk sekadar menanggapi fitnah yang tidak jelas dari siapa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seharusnya tidak perlu angkat bicara. Sebenarnya cukup staf-stafnya yang ada di lingkaran Istana, terutama juru bicara (jubir) yang koar-koar soal itu.

Ibarat permainan catur, Presiden SBY sebagai raja tidak perlu maju di depan duluan. Biarlah pion-pion yang bergerak. Sebab, isu tersebut bukan kelasnya Presiden. Cukup jubir yang menangkis tudingan miring yang ada.

"Bisa diwakilkan, yang secara institusi Pak SBY tidak perlu turun langsung," ujar ujar budayawan dan politisi Eros Djarot kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (31/5/2011).

Dengan adanya pernyatan langsung Presiden, hal itu menunjukkan Presiden tidak memercayai orang-orang dekatnya. Jubir dan 12 staf Presiden lainnya dinilai sangat lemah seperti tidak mampu mengelola informasi seputar Presiden.

"Jubirnya tidak bisa diandalkan. Seorang jubir Presiden seharusnya selain mampu menyampaikan pernyataan Presiden dengan baik, juga bisa menguasai publik," imbuhnya.

Seperti diketahui, saat ini jabatan Juru Bicara Presiden diemban oleh Julian Aldrin Pasha. Selain memiliki juru bicara, Presiden juga dibantu oleh 12 orang staf khusus.

Kemarin, Presiden SBY menggelar jumpa pers, khusus untuk menanggapi fitnah yang beredar terkait dirinya. Presiden angkat bicara karena tudingan miring yang ada sudah keterlaluan.

Dalam jumpa pers yang digelar, Presiden SBY seperti terlihat sendiri. Dimana anak buahnya yang ada di lingkaran Istana, sampai-sampai Presiden angkat bicara. [nic]

SBY Marah Besar, Merasa Dilecehkan

SBY marah

Berkali-kali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) difitnah. Sekali atau dua kali, Presiden masih sabar.Namun, jika sudah keterlaluan, SBY sebagai manusia, marah juga.

Presiden meminta para penyebar fitnah menampakkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Naudzubillah min dzalik, yang salah-salah, yang benar-benar, jangan melakukan sesuatu dengan sembunyi," ujar SBY dengan nada geram dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (30/5/2011).

Presiden mengaku sering menahan diri dengan diam. Namun, untuk kali ini, ia tidak bisa mendiamkan fitnah itu. "Manakala fitnah itu sungguh sangat keterlaluan maka demi nama baik, demi kebenaran dan keadilan, dan hak saya perlu menyampaikan penjelasan kepada rakyat."

Presiden merasa menjadi korban, sama seperti orang lain yang pernah dituduh negatif. Ia menyebutkan fitnah yang ditujukan kepadanya seperti melakukan perbuatan tindakan tidak terpuji dan terlibat skandal Bank Century.

Presiden tidak habis pikir dengan penyebar fitnah yang meminta Partai Demokrat menjelaskan tudingan memiliki tabungan Rp47 triliun. Padahal, seharusnya penyebar fitnah yang harus menjelaskan.

"Kepada mereka itu janganlah terus menerus membiasakan menyebarkan racun fitnah," imbuhnya.

Isi SMS dari nomor +658439XXXX tersebut antara lain, "Demi Alloh, Saya M Nazaruddin telah dijebak, dikorbankan dan difitnah. Karakter, karier, masa depan saya dihancurkan. Dari Singapore saya akan membalas. Saya akan bongkar skandal…… dan Mega korupsi Bank Century, korupsi Andi Malaranggeng dalam Wisma Atlit, Manipulasi data IT 18 juta suara dlm Pemilu oleh Anas Urbaningrum dan Andi Nurpati. Mohon doa dan dukungan. Wasallam." [tjs]

May 24, 2011

Universitas Terbaik Indonesia di Mata Dunia

Kampus

Daftar peringkat universitas terbaik Asia 2011 telah diterbitkan lembaga terkemuka pemeringkat perguruan tinggi dunia, Quacquarelli Symonds (QS). Di tengah hiruk pikuk universitas dari Jepang, Hong Kong, China, Korea Selatan dan Taiwan, Indonesia, menempatkan empat wakilnya dalam daftar 100 besar lembaga yang berbasis di London, Inggris ini.

Universitas Indonesia menjadi yang terbaik dan bertengger di peringkat 50. Universitas Gajah Mada di peringkat 80, Universitas Airlangga di peringkat 86, dan Institut Teknologi Bandung ada di peringkat 98. Sementara Universitas Padjajaran ada di peringkat 128 dan Institut Pertanian Bogor ada di peringkat 134.

Satu-satunya wakil Asia Tenggara dalam daftar 10 besar adalah Singapura melalui National University of Singapore (NUS). Daftar versi QS menunjukkan, Indonesia masih kalah bersaing dengan Thailand dan Malaysia. Demikian seperti dikutip dari situs Topuniversities.

Thailand menempatkan dua wakilnya dalam daftar 50 besar. Di peringkat 34 ada Universitas Mahidol dan di peringkat 47, ada Universitas Chulalongkorn. Negara yang pernah belajar pendidikan di Indonesia, Malaysia, menempatkan satu wakilnya dalam daftar 50 besar. Universiti Malaya ada di peringkat 39, jauh di atas UI. Universiti Kebangsaan Malaysia di peringkat 53, Universiti Sains Malaysia di peringkat 54 dan Universiti Teknologi Malaysia di peringkat 76.

Sementara negara yang masih berkutat dengan terorisme, Pakistan berada di peringkat 84 melalui National University of Sciences and Technology Islamabad.
(rhs)

Mar 27, 2011

Roy Suryo "Diusir" dari Pesawat Lion Air

Roy suryo diusir

Mungkin baru kali ini pakar telematika dipermalukan oleh sebuah maskapai penerbangan. Kejadian heboh yang menjadi perbincangan ramai di Twitter terjadi pada Sabtu (26/3/2011) pagi tadi di pesawat Lion Air. Roy Suryo, anggota Komisi I DPR, terlibat keributan dengan seorang penumpang gara-gara berebut kursi pesawat dan diusir dari pesawat.

Kejadian heboh itu berawal dari tweet seseorang dari akun @ernestprakasa. Disebutkan di situ, @ernestprakasa menumpang pesawat Lion Air pukul 06.15 menuju Yogyakarta. Tanpa ia ketahui, nomor kursinya ternyata sama dengan nomor kursi di tiket milik Roy Suryo dan istrinya.

"Pas di cek, trnyata, *jreng2* tiket Roy Suryo a/ u/ flight jam 7.45, bukan 6.15. Tapi dia kekeuh ga mo turun, pk bw2 nama dir.Lion Air," katanya di Twitter.

Di sinilah kehebohan itu terjadi karena sempat terjadi adu mulut antara Roy dan para penumpang. Perintah yang meminta Roy segera turun juga bergema di pesawat. Sang pilot bahkan disebutkan emosi akibat insiden ini. Sampai akhirnya petugas bandara mendatangi Roy Suryo dan menjelaskan persoalan sebenarnya.

Kehebohan selesai. Roy Suryo akhirnya turun dari pesawat. @ernestprakasa pun bisa duduk di kursi pesawat "miliknya" yang sudah ditinggalkan politisi Demokrat itu.

Berdasarkan pantauan di akun Twitter milik Roy Suryo setelah kejadian itu, Roy memang tidak membantah soal kejadian ini. Hanya, Roy berkilah dengan mengatakan dirinyalah yang mengalah dan menilai bahwa kesalahan justru ada di pihak Lion Air yang membuatnya bisa tercatat di kursi yang sama.

Hal itu seperti yang disebutkannya melalui akun @RMTRoySuryo, "Tweeps Yth, karena ada issue dari soal Lion Air, maka saya memang perlu klarifikasi: Yg BENAR saya justru MENGALAH atas Double seat. Tks."

Pada akun selanjutnya, Roy juga mengeluarkan pernyataan lain di @KRMTRoySuryo: "Tweeps Yth, jadi karena saya sangat tahu etika bahwa posisi selaku Wakil Masyarakat, maka saya yg MENGALAH & bahkan BERANI MINTA MAAF."

(kompas)

 

Nov 3, 2010

Fenomena Awan Petruk Diatas Merapi

awan petrukSebuah fenomena alam aneh muncul di atas gunung merapi berupa awan berbentuk mirip  kepala petruk yaitu salah satu tokoh dunia pewayangan, awan tersebut muncul sebelum meletusnya gunung merapi , kejadian ini sempat diabadikan oleh Suswanto (43), warga Desa Sudimoro, Pucang Anom, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, dengan kamera miliknya. Awan tersebut muncul pada Selasa 26 Oktober sekira pukul 17.00 WIB.

Suswanto menceritakan, saat itu dirinya secara kebetulan keluar rumah dan memandang ke arah Gunung Merapi. Saat itulah dia melihat gumpalan awan mirip sosok Petruk. “Lalu saya ambil kamera dan memfotonya, awan di atas puncak Merapi itu membentuk pola kepala Petruk dengan hidung panjang dan kuncir rambut melengkung ke atas. Sosoknya menghadap ke arah Selatan, yaitu Yogyakarta. Dari depan rumah Suswanto ke puncak Merapi sekira 13 kilometer.

Bagi masyarakat di Lereng Merapi sosok Petruk memiliki mitos dan misteri sendiri. Mereka menyakini Gunung Merapi dikuasai sosok gaib, yaitu Mbah Petruk, sang penunggu merapi. dengan munculnya awan tersebut masyarakat tersebut percaya itu adalah sebuah pertanda bahaya akan datangnya suatu musibah dengan hidung mengarah ke selatan bahwasannya daerah tersebut akan tertimpa musibah terparah, yang  mana gambar awan tersebut  hidung dari kepala petruk mengarah ke selatan yaitu yogyakarta.

Kepercayaan tentang Petruk tak lepas dari sejarah peralihan Hindu Majapahit ke Islam Demak. Masyarakat sekitar Merapi menyakini Petruk sebagai sosok sabdo palon lolo gendong yaitu penasihat Raja Majapahit Barawijaya V.

Di akhir masa kejayaan Majapahit dan masuknya Demak, Brawijaya V memilih berdiam di Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal ini dilakukan karena dia menolak masuk Islam.

Maka sabdo palon pun memilih mengikuti jejak sang raja, hanya saja dia tidak ikut ke Gunung Lawu tapi ke Gunung Merapi sebagai tempat tinggalnya. Sebagai peringatan terhadap lawan-lawan politiknya yang tengah berkuasa saat itu, dia mengangkat sumpah bahwa kelak akan menagih janji pada penguasa negeri tentang amanahnya menyejahterakan rakyat.

Namun Kepala  BPPTK (Balai Penyelidikan dan Pengembangan  Teknologi Kegunungapian) Subandrio tak sepakat dengan mitos tersebut. Dan menilai bahwa awan itu bukan petanda apa-apa, apalagi tanda letusan. "Jelas bukan," kata Subandrio

Karena itu pula Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X, Selasa (2/11/20a0) kemarin meminta agar warga tidak panik dengan isu yang menyebut awan panas memang mengincar kawasan Yogyakarta.

Namun sejumlah warga yang melihat hasil hasil jepretan Suswanto itu meyakini itu adalah sosok Mbah Petruk, sang penunggu Merapi. Mereka menduga kehadirannya memperlihatkan diri sebagai pertanda bencana besar di Merapi.

Nov 2, 2010

Foto Detik-Detik Wedhus Gembel Telan Sebuah Mobil

Wedhus Gembel

Sebuah foto beredar di internet dan blackberry messenger  yang menunjukkan bagaimana awan panas wedhus gembel bergulung gulung menelan  dan memporak porandakan apa saja yang dilaluinya.

Sebuah mobil berwarna biru yang tertangkap kamera adalah diperkirakan dikendarai oleh para relawan Dikabarkan, tampak dikejar - kejar awan panas wedhus gembel ,empat relawan tewas akibat terhempas awan panas dalam peristiwa itu.

May 10, 2010

Fenomena UN yang Amburadul

Pengumuman hasil ujian nasional (UN) di beberapa daerah sangat mengejutkan kita. Ironisnya ada sekolah yang 99 persen bahkan 100 persen siswanya dinyatakan tidak lulus. Meski tingkat kelulusan cenderung meningkat, tapi kecurangan-kecurang pada pelaksanaan UN menegasikan validitas data kelulusan.

“Fenomena kecurangan dan hasil UN yang amburadul dan mengecewakan tersebut merupakan gambaran kebobrokan sistem pendidikan kita” kata Syamsir Pohan, Ketua Umum Badko HMI Sumut.

Terkait komisi E DPRD Sumut meminta panitia UN provinsi Sumatera Utara untuk memeriksa ulang lembar jawaban untuk kabupaten Labuhan Batu menyusul penolakan hasil UN dari Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, itu merupakan affirmative action, tindakan penyelamatan positif.

Tapi, akar permasalahan kita bukan itu. Sejatinya, komisi E DPRD Sumut harus mengevaluasi total manajemen mutu pendidikan kita, khususnya di Sumatera Utara. Lebih jauh lagi, persoalan ini harus dibahas secara serius dan dibawa ke Musrembangnas oleh Dinas Pendidikan Sumut, tambah Syamsir.

Belakangan kita dengar melalui media bahwa kasus bunuh diri Juliana di Plaza Medan Fair juga akibat stress karena takut tidak naik kelas. Ini juga menjadi persoalan. Ada kecenderungan bahwa kenaikan kelas, kelulusan UN dan prestasi dengan tolok ukur angka-angka di rapor menjadi “momok” bagi siswa.

Menurut saya, selain berorientasi pada peningkatan intelejensia dan pengetahuan, pendidikan kita harus diarahkan pada pembangunan mental dan kerohanian. Agar siswa dapat menghayati dan menikmati pendidikan, khususnya pendidikan formal, sebagai sebuah kawah candra di muka, tempat menempa diri.

sumber: Vivanews

May 9, 2010

Sri Mulyani Teknokrat Kontroversial

Sri Mulyani memang sosok kontroversial. Teknokrat ini terus melejit hingga menduduki posisi puncak sebagai penentu kebijakan fiskal. Namun badai datang lewat kasus Century.

Sri Mulyani Indrawati atau akrab dengan panggilan Mbak Ani sebelumnya menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu. Ketika terjadi reshuffle kabinet pada Pada 5 Desember 2005, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar.

Sejak 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menko Perekonomian Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia. Tiga jabatan yang disandangnya itu baru pertama kali dipimpin seorang perempuan.

Perempuan kelahiran Lampung, 26 Agustus 1962 ini adalah seorang ekonom cerdas dan popular di dunia internasional. Analisisnya kritis, lugas dan jernih serta kiprahnya yang sudah teruji di birokrasi dan lembaga internasional, membuatnya pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia 2006 oleh majalah Emerging Markets.

Di 2008, ia terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes. Tahun sebelumnya dia menyabet gelar wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia, Oktober 2007.

Sebelum berkiprah dalam jajaran kabinet, Sri Mulyani dikenal sebagai pengamat ekonomi. Ia menjabat Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.

Dosen FE-UI ini juga sempat aktif menjadi penasehat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lain dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

Jebolan Master of Science of Policy Economics dan PhD of Economics University of Illinois Urbana Champaign, Amerika Serikat ini sejak paruh kedua dekade 1990-an mulai dikenal masyarakat luas karena sering tampil di berbagai seminar atau dikutip di berbagai media massa.

Setelah Megawati menjadi presiden, ia diisukan akan ditunjuk menduduki salah satu posisi penting di kabinet, karena kedekatannya dengan presiden perempuan Indonesia pertama itu. Namun sejak Agustus 2001, namanya justru menghilang dari peredaran berita nasional.

Sri Mulyani ternyata hijrah ke Atlanta, Georgia, AS. Di sana dia bekerja sebagai konsultan di USAid. Kepindahan dalam rangka kerjasama untuk memperkuat institusi di daerah.

Di sana ia banyak berperan dalam memberikan saran bagaimana mendesain program S-2 untuk pendidikan universitas di daerah maupun program USAid lainnya di Indonesia, terutama di bidang ekonomi. Dia juga mengajar tentang perekonomian Indonesia dan ekonomi makro di Georgia University, serta banyak melakukan riset dan menulis buku.

Istri dari Tonny Sumartono ini juga aktif mengisi seminar yang digelar berbagai organisasi internasional dan universitas terkemuka seperti USINDO, USAid, University of California San Diego, IMF, World Bank Asia Pasific Department, University of Colombia, dan masih banyak lainnya.

Popularitasnya di dunia akademik itulah yang antara lain menghantarkannya terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF). Di IMF itu dia berkerja mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group) terhitung sejak awal Oktober 2002.

Selama menjabat sebagai Menteri Keuangan RI, salah satu upaya reformasi birokrasi di kementerian yang dipimpinnya adalah penyusunan surat keputusan bersama (SKB) Menkeu, Meneg PAN dan Meneg BUMN. SKB itu melarang pejabat eselon I merangkap jabatan sebagai komisaris BUMN. Alasannya, rangkap jabatan sarat konflik kepentingan.

Selain itu, SKB juga bertujuan agar pejabat negara ini benar-benar bisa bekerja disiplin dan fokus. Langkah ini sudah mulai menuai hasil. Bawahannya satu per satu mulai menanggalkan jabatan komisaris.

Contohnya, Dirjen Pajak Darmin Nasution angkat kaki dari komisaris PT Bursa Efek Indonesia, dan Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi mundur dari Komisaris PT Krakatau Steel.

Selain di Departemen Keuangan, ia juga mendorong reformasi di Mahkamah Agung. Dia bahkan mendesak hakim-hakim dan panitera pengadilan untuk memperbaiki kualitas putusan. Bila tidak, ia mengancam akan menahan tunjangan para hakim.

Figur Sri Mulyani selama ini digambarkan sebagai sosok bersih, yang ingin mereformasi birokrasi dan mengelola ekonomi dengan baik. Ia adalah seorang menteri yang memiliki reputasi tinggi baik di dunia akademik maupun mengendalikan keuangan negara. Dia memang dipuji dan dipuja di negeri orang, tapi dia dihantam di negeri sendiri, itulah Sri Mulyani.

Gara-gara kebijakan bailout Bank Century yang ditelurkannya bersama Wakil Presiden Boediono yang kala itu menjabat sebagai Gubernur BI, justru menggiringnya pada posisi yang terpojokkan oleh banyaknya hantaman dari politikus senayan. Mbak Ani memang tokoh kontroversial.

sumber: inilah.com

May 5, 2010

Kenapa Bank Dunia Pilih Sri Mulyani?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditunjuk menjadi Managing Director atau Direktur Operasional Bank Dunia mulai 1 Juni 2010 menggantikan pejabat lama yang akan habis masa jabatannya pada 30 Mei 2010, Juan Jose Daboub.

Kenapa Bank Dunia menjatuhkan pilihan kepada Sri Mulyani? Presiden Bank Dunia Robert B Zoellick dalam siaran pers resmi Bank Dunia yang diterima Kompas, Rabu (5/5/2010), menyebutkan, sosok Sri Mulyani dinilai cocok dengan jabatan ini karena memiliki pengalaman dalam mengarahkan kebijakan perekonomian di Indonesia, negara terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Zoellick mengemukakan penunjukan Sri Mulyani itu yang sudah menjadi Menkeu Indonesia sejak 2005. Ini layak karena Indonesia sendiri merupakan salah satu negara terbesar yang lolos dari krisis global.

"Saya dengan senang hati saya mengumumkan pengangkatan Sri Mulyani Indrawati. Dia sudah menjadi Menteri Keuangan dengan pengetahuan yang mendalam dalam isu pembangunan dan cara menjalankan kebijakan di Kelompok Bank Dunia," ujarnya.

Sebagai anggota senior dalam tim, Sri Mulyani akan menjalankan fungsi kunci dalam membawa Bank Dunia ke arah penguatan dukungan terhadap anggota, maupun dalam mengimplementasikan berbagai program reformasi, dan mengantisipasi tantangan pada masa depan.

sumber: kompas

Apr 30, 2010

Warga Melihat Kilatan Cahaya

Tim dari Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri mengindikasikan sumber ledakan di tiga rumah di Jalan Delima VI Gang 2, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, kemungkinan berasal dari benda luar angkasa. Benda itu menghamtam ke dalam rumah.

Pipit (34), warga yang tinggal 100 meter dari lokasi ledakan, meyakini bahwa ledakan berasal dari benda luar angkasa. Pasalnya, dia mengaku melihat langsung kilatan yang melintas di langit ke arah ketiga rumah itu. Saat itu, langit mendung sehingga cahaya terlihat jelas.

"Saya lagi di kamar di lantai dua. Dari jendela kamar, saya lihat ada kilatan bergerak cepet banget. Ada suara desingan juga," cerita dia di sekitar lokasi.

Setelah ledakan, menurut Pipit, bangunan rumahnya bergoyang sesaat. Perihal bergetarnya bangunan pascaledakan itu diamini oleh beberapa warga di sekitar lokasi. Pipit kemudian dibawa ke Polsek Duren Sawit untuk dimintai keterangan.

Seperti diberitakan, benda yang diduga berasal dari luar angkasa itu menghantam tiga rumah. Kerusakan paling parah terjadi di rumah berlantai II milik Sudarmojo. Hampir semua genting berhamburan ke dalam rumah, atap rumah tetangga, hingga jalanan. Namun, rangka atap masih terpasang.

Kerusakan juga terjadi di rumah Marzuki dan Kusnadi yang letaknya di kanan dan kiri rumah Sudarmojo. Dari lokasi, tim dari Puslabfor Mabes Polri dan Badan Tenaga Nuklir Nasional telah mengambil debu-debu yang diduga merupakan serpihan benda luar angkasa.

Menurut keterangan Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Hasanudin kepada pers, benda yang menghantam rumah warga Duren Sawit itu berasal dari meteor yang jatuh dari langit.

sumber: Kompas

Rekayasa Film Cowboys In Paradise



Pihak asing begitu cepat mencium bisnis dalam memasarkan film setengah dokumenter. Kali ini yang menjadi objek yang paling empuk adalah Pulau Dewata, Bali.

Sang sutradara menampilkan tingkah laku pemuda berkulit hitam dan berambut gimbal yang menjadi pelayan pemuas nafsu wisatawan asing atau yang disebut sebagai gigolo. Padahal dalam kenyataan di lapangan, kehidupan yang digambarkan dalam film tersebut tidaklah separah yang ada di dalam film.

Kita masih melihat bagaimana para pemuda di Bali masih lebih memilih menjadi pengojek motor atau bahkan menjadi makelar tiket bus di Terminal Ubung. Para pemuda di Bali lebih memilih menjadi preman di Terminal Ubung demi mendapat komisi penjualan tiket bus.

Apa yang digambarkan dalam Cowboys in Paradise terlihat berlebihan.Bahkan pengakuan perempuan kerelaan dirinya atas pekerjaan sang suami yang merangkap sebagai gigolo selain sebagai intepreter atau guide dinilai berlebihan. Namun, upaya kepolisian yang menjaring dan mendata lelaki yang dicurigai sebagai gigolo patut kita puji.

Pada akhir April sampai Mei 1982 penulis menilai kota Denpasar masih terlihat penuh magis. Bayangan LEAK pasti datang kepada siapapun yang berbuat tidak senonoh di Bali masih tergiang.Namun,suasana itu sudah memudar. Kekuatiran akan didatangiLEAK sudah memudah bahkan mungkin sirnaYang ada adalah bagaimana sikap hedonistik semakin menggila.

Aneka fast food sudah menjamur di Denpasar. Fast food McDonald sudah melindah makanan atau kuliner daerah Bali.Bukan itu saja,sopir angkot dari Terminal Ubung ke Terminal Batu Bulan mulai mengeluh karena pendapatan mereka anjlok lantaran anak murid SMP dibebaskan memakai motor ke sekolah.

Fenomena muridSMP memakai sepedamotor ke sekolah jauh lebih berbahaya dari tayangan film Cowboys! Bagaimana tidak? Pertama, pendapatan sopir angkot anjlok dan berakibat terganggunya perekonomian para sopir yang pada akhirnya berimbas pada masa depan anak-anak sopir angkot untuk bersekolah tinggi.

Kedua, polusi udara makin tinggi dan Ketiga,konsumsiBBM naik tajam karena mudahnya mendapatkan motor.Keempat,timbul ekses negatif terhadap pola pergaulan remaja dengan hasil raun kesana kemari dengan motor. Pemda Bali bersama DPRD setempat perlu mengeluarkanPerda larangan bermotor bagi murid sekolah,baik tingkat SD maupun SMA.

Lebih baik menjalankan saran pemerintah pusat agar menghemat energi. Film Cowboys in Paradise boleh jadi membuat peringatan bagi kita semua, bahwa Bali bukanlah Pattaya di Thailand. Bali dengan pantai Kuta, Sanur dan pantai lainnya bukanlah penyedia hasrat seks liar. Para pemuda Bali lebih suka bekerja di ladang pertanian dan perkebunan kelapa yang penuh dengan sisa sabuk kelapa demi aneka kebutuhan derivatif lainnya,seperti bahan jok mobil.

Bali mesti kita pertahankan sebagai daerah religiusHindu yang unik setara wilayah tujuan wisata di negara lain. Aksi para gigolo di Pantai Kuta dalam film dokumenter Cowboys in Paradise mulai memancing rasa penasaran anggota dewan yang berharap pemeritah Kabupaten Badung dan Provinsi Bali mengambil sikap tegas dan cepat.

Anggota DPRD Badung, Nyoman Satria,  mengakui bahwa dirinya sudah menonton film dokumenter berdurasi 10 menit itu, namun melihat sama sekali tidak ada nilai positifnya bahkan bisa merusak citra pariwisata Bali di mata Internasional.

Menurut Satria dengan tayangan film dokumenter tersebut, apalagi telah dikonsumsi luas di dunia internasional, bisa berdampak buruk bagi pembangunan Bali kedepan yang sangat menjunjung tinggi nilai nilai dan norma adat budaya ketimuran.

Ia melihat lokasi filmnya berada di Pantai Kuta, di wilayah Kabupaten Badung, maka sebagai wakil rakyat di Badung saya prihatin, meminta pemerintah provinsi dan kabupaten Badung segera mengambil langkah-langkah yang tepat, kalau bisa tayangan itu dihapus secepatnya, entah bagaimana caranya.

Satria mengaku mendengar informasi adanya tayangan film yang disutradai Amit Virmani yang mengumbar aksi pornografi para gigolo

Pantai Kuta tersebut dari rekannya sesama anggota dewan dan penasaran, makanya saya coba coba buka di internet ternyata betul, prihatin juga apalagi dengan latar belakang masyarakat Bali.

Ia melihat adanya upaya pihak pihak yang ingin mengeksploitasi keelokan dan keindangan pantai Bali dengan aksi pornografi seperti itu. Jangan sampai hanya kepentingan segelintir orang apalagi dilakukan pihak asing, maka pariwisata Bali kemudian dikorbankan.

Dalam waktu dekat kata Satria pihaknya juga akan membicarakan masalah tersebut dengan pihak terkait guna mengambil langkah-langkah antisipatif sebelum film yang bisa diunduh di YouTube agar tidak semakin beredar luas. Kami minta pengawasan di Pantai Kuta juga lebih diperketat dalam mengantisipasi hal-hal yang dapat membahayakan terhadap nilai-nilai adat dan budaya Bali.

sumber: inilah.com

Apr 28, 2010

Teliti Sebelum Beli Daging Ayam

Selama ini pemotongan dan pengemasan daging ayam untuk konsumsi banyak yang belum memenuhi standar kesehatan. Bila dikonsumsi, daging ayam tersebut bisa membahayakan kesehatan.

Daging ayam sepertinya masih menjadi favorit masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang gurih, daging ayam harganya tak terlalu mahal dan mudah sekali didapat. Namun, sebaiknya dalam memilih daging ayam untuk dikonsumsi seluruh keluarga, Anda harus berhati-hati. Karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam, serta harganya yang tergolong murah, kini banyak oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkannya untuk hal-hal yang bisa merugikan konsumen.

Lihat saja maraknya berita penipuan dari para pedagang yang menjual ayam tiren (mati kemaren), ayam formalin atau ayam suntik yang jelas-jelas berakibat negatif bagi kesehatan kita. Masyarakat juga terkadang belum terlalu memahami soal ini. Padahal, dampak buruk kesehatan yang ditimbulkan saat menyantapnya sangat banyak.

Karena itu, perlu diketahui secara luas seperti apa bentuk daging ayam yang baik dan tidak untuk dikonsumsi. Dan tak lupa, pembatasan serta pengawasan yang ketat tentang tata cara pemotongan ayam yang tepat, aman, dan bersih. Pemerintah sendiri saat ini sedang berupaya menjalankan regulasi soal permasalahan ini.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat dan Veterinarian Dinas Pertanian dan Kelautan Jakarta Timur Sri Hartati menjelaskan bagaimana memilih daging ayam yang baik dan sehat. Yang pertama, belilah daging ayam pada kios atau toko yang resmi.
Lalu, pilihlah daging ayam yang baik dan sehat. Ciri-cirinya, lanjut dia, kulit daging berwarna putih bersih, mengkilat dan tidak ada memar, bau spesifik daging ayam, pembuluh darah di seluruh tubuh tidak terlihat, serabut otot berwarna agak pucat, bekas pemotongan di leher tidak merata dan regangannya besar, bersih dari kotoran dan tidak ada bulu jarum.

Sedangkan ciri utama daging tiren adalah pada kulit terdapat bercak-bercak merah, bagian dalam karkas berwarna kemerahan, bau anyir, serabut otot berwarna agak kemerahan, pembuluh darah di leher penuh dengan darah, bekas tempat pemotongan di leher regangannya kecil dan rata, serta warna bercak akan menjadi kebiruan. “Jika daging dikemas, pilihlah kemasan yang utuh dan berlabel,” papar Sri saat acara sosialisasi daging ayam ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) di Aula Kantor Kecamatan Cakung, Jln Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Selain itu, kata Sri, belilah daging ayam yang disimpan pada lemari pendingin (show case) atau freezer. Pembekuan atau pendinginan dapat mempertahankan kesegaran daging.
Yang paling penting, dapat menghentikan pertumbuhan kuman dan perubahan kimia yang dapat menyebabkan daging membusuk.

“Pertumbuhan atau perkembangan kuman dapat dihambat jika suhu didinginkan lebih dari 4 derajat Celsius atau suhu kulkas. Sebab, kuman atau bakteri biasanya akan berkembang biak cepat dalam kondisi suhu kamar dalam waktu 15–20 menit,” terangnya.

Yang terakhir, Sri menyarankan agar pembelian daging ayam dilakukan pada akhir berbelanja, dan sesegera mungkin dibawa ke rumah untuk langsung dimasak atau diolah. Kalau tidak sempat atau tidak habis, daging ayam sebaiknya disimpan di dalam kulkas. Selama di kulkas, kesegaran daging akan bertahan hingga enam bulan.

Untuk mengatasi maraknya tempat pemotongan daging yang tidak sesuai prosedur, Pemprov DKI Jakarta sendiri tengah giat-giatnya menyosialisasikan Perda No 4/2007 tentang Pengendalian dan Peredaran Unggas di Provinsi DKI Jakarta.

Isinya, dalam waktu tiga tahun sejak dikeluarkannya perda tersebut, tempat penampungan dan pemotongan unggas yang ada di pasar dan permukiman penduduk akan dipindah ke tempat khusus yang telah ditunjuk. “Untuk di Jakarta Timur, rumah pemotongan unggas (RPU) ada di Rawa Kepiting, Pulogadung, dan Cakung,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur Asep Syarifudin.

Dengan dilakukannya disentralisasi tempat penampungan dan pemotongan unggas ini, lanjut dia, diharapkan akan meningkatkan kualitas daging ayam yang beredar di pasar.
Selain itu, juga akan mengurangi pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit yang diakibatkan penampungan dan pemotongan unggas.

“Perlu dicatat bahwa setiap hari ayam yang masuk ke DKI Jakarta ada sekitar 600.000 ekor, di mana yang 320.000 atau sekitar 60 persennya masuk melalui Jakarta Timur. Apalagi, sejak 2003, virus flu burung menyerang unggas lalu manusia dengan korban 44 orang sakit dan 33 orang meninggal,” ungkapnya.

Asep menuturkan, daging ayam merupakan daging yang disukai masyarakat karena harganya yang relatif murah bila dibandingkan dengan jenis daging yang lain. Namun, apabila penanganan dan pengelolaannya tidak benar dapat membahayakan hidup manusia itu sendiri.

Dia menyambut baik sosialisasi yang dihadiri sekitar 100 peserta yang berasal dari ibu-ibu pengurus dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) baik dari tingkat kota maupun kecamatan di Jakarta Timur ini.
Melalui acara ini, masyarakat diharapkan dapat memahami dan mengerti bagaimana cara memilih daging ayam, menangani dan mengolah daging ayam yang baik dan benar.

“Masyarakat perlu tahu seperti apa daging ayam ASUH, yang bebas dari virus flu burung, bebas formalin, dipotong dalam keadaan segar, dan bukan ayam tiren. Saya setuju sekali apabila sosialisasi permasalahan ini ke ibu-ibu karena biasanya akan efektif karena jaringannya luas,” tutur Asep.

Kasudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur Adnan Ahmad mengemukakan, daging ASUH adalah daging yang aman karena daging tidak mengandung bahan yang mengganggu kesehatan. Sehat yaitu mengandung bahan yang dapat menyehatkan manusia. Utuh, tidak dikurangi atau dicampur dengan bahan lain. Dan halal, pemotongannya sesuai dengan syariat agama Islam.

Sosialisasi daging ayam ASUH ini, kata dia, penting dilakukan karena dampaknya sangat signifikan bagi para konsumen.“Warga perlu diberikan sosialisasi terus-menerus mengenai jenis daging ayam yang sehat itu yang seperti apa, karena penyakit itu datang sebagian besar dari hewan,” ujar Adnan.

Adnan mengakui sampai saat ini RPU yang telah ditunjuk masih belum siap menerima pemotongan ayam secara besar-besaran. Menurut dia, sarana dan fasilitas yang dimilikinya belum memadai. Karena itu, ditargetkan akhir tahun ini proses tersebut bisa terlayani dengan baik.

“Akhir tahun sekitar November 2010, kita targetkan semua RPU yang ditunjuk telah berjalan sepenuhnya untuk melayani pemotongan ayam yang setiap harinya dapat mencapai 500.000 ekor. Apalagi, masalah gejolak ekonomi serta pro dan kontra dari masyarakat masih berlangsung,” tandasnya.

Karena molornya implementasi Perda No 4/2007 ini, terang dia, Pemprov tidak akan langsung merazia dan menindak siapa pun yang masih melakukan pemotongan unggas di pasar, permukiman ataupun RPU liar. “Tapi kita terus sosialisasikan bagaimana memilih daging ayam ASUH tersebut ke masyarakat,” kata Adnan.

M Bayu dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung upaya membenahi tata niaga ayam potong yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta. Hal itu, kata dia, tentunya dapat menjamin masyarakat DKI Jakarta untuk menikmati daging terbaik. “MUI juga sangat peduli untuk memperhatikan aspek kebersihan yang ikut menentukan layak atau tidaknya makanan tersebut dikonsumsi,” katanya.

sumber: Okezone

Apr 27, 2010

Beli Kupon Togel Cukup Melalui SMS

Penjualan kupon judi togel di wilayah Kota Tangerang, Banten, hampir merata pada tiap kecamatan di daerah ini. Hal ini mengakibatkan polisi mengalami kendala dalam melacaknya karena pembeli melalui pesan singkat atau SMS telepon selular.

"Dari hasil penelusuran petugas, maka penjualan kupon togel sudah merata di tiap kecamatan," kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Maruli CC Simanjuntak .

Pernyataan tersebut terkait polisi menangkap sebanyak 32 pelaku penjual kupon judi togel dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekapan penjualan serta uang tunai di Mapolres Tangerang.

Dia mengatakan, petugas menangkap para pelaku dengan cara penyamaran untuk membeli kupon dengan memesan melalui SMS, maka akhirnya polisi mengamankan 34 lembar hasil rekapan penjual.

Bahkan polisi juga mengamankan barang bukti sejumlah telepon selular yang digunakan pelaku untuk melakukan transaksi.

Polisi mengalami kesulitan untuk menangkap bandar judi tersebut karena pembeli tidak ketemu langsung hanya melalui telepon.

Kesulitan itu, katanya, seperti kasus narkoba karena umumnya jaringan mereka putus sampai pada tingkat penjual saja, tapi untuk melacaknya ada kendala.

Namun polisi juga berhasil menciduk sindikat penjualan kupon di Ciledug, Tangerang, maka dari hasil rekapan penjualan tiap kupon dengan harga Rp 7,5 juta.

Demikian pula petugas menangkap penjual kupon di Kecamatan Karawaci dengan rekapan mulai dari Rp 700.000 hingga Rp 1,5 juta perlembar.

Para pelaku, katanya, dapat dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dan diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

sumber: Kompas

Siswi SMA Pesta Seks Rayakan Lulus UN

Perayaan kelulusan siswa SMA tak hanya dilakukan di jalan raya. Beberapa siswa SMA tampak merayakan dengan pesta seks di sebuah taman.

Pemandangan itu tampak di kawasan Kenjeran Park, Surabaya, Senin (26/4). Pasangan muda-mudi terlihat bermesraan di pojok taman. Ada yang hanya berpegangan tangan saja. Tapi ada pula yang saling berpangku dengan tangan si cowok meraba bagian vital si cewek.

Pemandangan berbeda justru tampak di losmen. Suasana begitu sepi. Hanya tampak sepasang dua pasangan yang booking kamar. "Dari dulu kalau Senin memang sepi, Mas. Meski saat ini perayaan kelulusan SMA enggak pengaruh," kata Totok, salah seorang pedagang di sekitar losmen.

Diperkirakan sore jelang petang nanti, makin banyak siswa SMA yang akan masuk ke kawasan Kenjeran Park. Sebab, di pintu masuk sudah bergerombol siswa-siswi SMA yang menggenakan seragam sekolah yang sudah dicorat-coret.

sumber: inilah.com

Begitu Mahalnya Menjadi Bupati

Artis Julia Perez atau Jupe mengaku shock dan bingung ketika mendengar biaya kampanye calon bupati dan calon wakil bupati sebesar Rp7 miliar. Menjadi pejabat daerah tak cukup mengandalkan popularitas saja tetapi juga harus berduit.

"Sejujurnya saya jadi shock dan bingung. Dana sebesar itu untuk apa aja, ke mana aja larinya," ujar Jupe. Jupe menilai idealnya, biaya pencalonan wakil bupati dan bupati juga ditanggung oleh partai-partai koalisi.

“Jadi, bukan saya saja yang menanggung," tambah Jupe. Jupe menyatakan siap maju dalam Pilkada di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur sebagai calon wakil bupati. Namun, Jupe berharap tidak ada keharusan mengeluarkan dana besar untuk kampanye.

Ketua DPC Partai Hanura Kab Pacitan Sutikno membantah ada permintaan kepada Jupe untuk menyetor biaya kampanye Rp7 miliar. Sutikno yang juga ketua partai-partai koalisi pendukung Jupe mengakui, pihaknya telah menghitung jumlah biaya kampanye sebesar Rp7 miliar sampai Rp10 miliar.

Namun, partai-partai koalisi belum menyebutkan jumlah yang harus ditanggung Jupe. "Jadi tidak benar kami sudah minta Jupe untuk menyetor biaya kampanye," ucap Sutikno.

Sutikno mengisyaratkan, biaya kampanye biasanya ditanggung tiga pihak: calon bupati, calon wakil bupati, dan partai-partai koalisi. "Biasanya yang lebih besar menanggung biaya kampanye calon bupati," papar Sutikno.

Seorang artis dangdut yang ditawari mengikuti pilkada mengaku harus menyiapkan dana minimal Rp11-40 miliar. Untuk calon wakil bupati, paling tidak harus menyiapkan dana Rp11 miliar sementara calon bupati bisa mencapai Rp40 miliar. Namun ia menolak tawaran itu dengan alasan belum siap.

Biaya tinggi ini jelas sebuah ironi karena sang calon pejabat tentu haruslah orang kaya atau paling tidak menggandeng orang kaya. Tentunya dengan konsekuensi-konsekuensi tertentu. Dari mulai berutang hingga balas budi dengan imbalan mendapatkan proyek-proyek di daerah.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebenarnya sudah mencium gelagat tingginya biaya pilkada yang berpotensi memicu korupsi pejabat di daerah.

“Presiden berpesan agar politik uang dan biaya tinggi dihilangkan dalam pilkada. Tingginya biaya seperti itu bisa memicu korupsi ketika calon telah terpilih,” ujar Mendagri Gamawan Fauzi mengingatkan pesan presiden, kepada pers akhir pekan lalu.

Gamawan mengakui tak heran jika sejumlah kepala daerah yang terganjal kasus korupsi. Menurutnya, pemborosan dana dalam pilkada bisa mencapai Rp50 miliar. Jika dibagi lima tahun, jumlahnya sekitar Rp10 miliar atau Rp850 juta per bulan. Padahal, gaji kepala daerah hanya sekitar Rp8,5 juta per bulan.

Biaya pilkada ini yang dikeluarkan kandidat ini di luar dana yang telah disiapkan oleh pemerintah. Biaya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di 2010 sebagaimana diungkapkan Timbul Pudjianto, Direktur Jenderal Bina Administrasi Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri mencapai Rp3,54 triliun.

Biaya ini untuk menggelar pesta demokrasi di daerah di 244 wilayah di Indonesia, meliputi tujuh pemilihan gubernur, 35 pemilihan walikota, dan 202 pemilihan bupati.

Jadi, dana yang dikeluarkan baik dari dana pemerintah maupun kocek sang calon pejabat daerah ini sangat besar. Bahkan terlalu besar, di tengah jutaan masyarakat yang masih mengalami kemiskinan, menderita gizi buruk, bahkan mati karena kelaparan.

sumber : inilah.com

Inilah Sepuluh Perempuan Hebat!

Sepuluh perempuan Indonesia ditampilkan melalui karya foto 10 fotografer lewat pameran "A Tribute to Women 2010" yang berlangsung di Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, 12-24 April 2010.

Para perempuan tersebut dipilih karena berprestasi dengan tema sesuatu hal yang kecil, tetapi bermakna bagi masyarakat luas.

Mereka adalah Murniwati Harahap (pendiri Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta), Ade Pujiati (pendiri SMP Gratis), Lies Sumiarso (pendiri Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo, Jakarta), Prapti Wahyuningsih (Sekolah Hijau, Bandung), Tri Mumpuni Wiyatno (pembangkit listrik mini bertenaga air mikrohidro), Dr Irina Among Praja (Sekolah Anak Pemulung KAMI), Ririe Bogar (pendiri komunitas Xtra-L), Tias Tatanka (pengelola Rumah Dunia, Serang, Banten), Elizabeth Widjaja (TK Pelangi, Jakarta), Harini Bambang Wahono (pelestari lingkungan).

"A Tribute to Women 2010" terselenggara atas kerja sama Perum LKBN (Lembaga Kantor Berita Nasional) Antara dengan The Plaza Semanggi dan The Village Mall.

Pada puncak acara yang berlangsung di Lobi Utama Plaza Semanggi, Jumat malam, juga menjadi ajang penghargaan bagi 10 jurnalis foto dan 10 perempuan tersebut.

Direktur Komersial dan Teknologi Perum LKBN Antara Rully Charis mengatakan, industri media Indonesia banyak mengangkat perempuan dari sisi glamorous dan jarang mengangkat prestasi wanita di Indonesia.

"LKBN Antara berkomitmen akan terus mendukung perjuangan wanita indonesia dalam menyejahterakan keluarga Indonesia, pendidikan Indonesia, dan lingkungan hidup Indonesia yang sejalan dengan tujuan pembangunan milenium (MDGs).

Sementar itu, Direktur The Plaza Semanggi & The Village Malls Yvette Switalski mengemukakan, acara tersebut ditujukan untuk para perempuan hebat Indonesia yang luar biasa. "Kami senang membantu dan mendukung terselenggaranya acara ini," kata Switalski.

Asisten Deputi Menteri Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak Sally Astuti Wargana yang turut memberi sambutan mengemukakan, prestasi dan penghargaan merupakan buah dari perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kaum perempuan agar setara dengan laki-laki.

Acara dibuka dengan penampilan musik angklung dari anak anak sekolah pemulung KAMI, Bekasi, dengan membawakan lagu "Sue Ora Jamu" dan "Tanah Air" serta tari saman.

Yvette Switalski, Rully Charis, Sally Astuti, beserta mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta memberikan piagam penghargaan dan hadiah kepada 10 fotografer dan 10 perempuan tersebut.

Sepuluh fotografer yang berpameran adalah Aditia Noviansyah (Koran Tempo), Agung Kuncahya B (Jurnal Nasional), Andika Wahyu (Antara Foto), Dudi Sugandi (Pikiran Rakyat, Bandung), Fransiskus P Simbolon (Kontan), Henry Lopulalan (Warta Kota), Jerry Adiguna (The Jakarta Post), Priyombodo (Kompas), Ramdani (Media Indonesia), dan Yudhi Sukma Wijaya (Jakarta Globe). Kurator pameran Hermanus Priyatna Perum (LKBN Antara) dan Arbain Rambey (Kompas)

sumber: kompas

Apr 24, 2010

Pelajar SMA Mesum di Atas Sprei Bendera Amerika

Sebuah video mesum yang melibatkan pelajar salah satu sekolah swasta ternama beredar di Bandung. Video tersebut berdurasi sekitar 24 menit. Dilihat dari pakaian seragamnya, diduga siswi yang ada dalam video tersebut berasal dari SMA Pasundan.

Dalam video tersebut, sang siswi berambut sebahu tampak datang dengan mengenakan seragam batik biru-putih, yang biasa dipakai siswa SMA Pasundan. Sebelumnya, seorang pria berambut cepak sudah menunggu di atas kasur.

Layaknya pasangan suami istri, mereka langsung bergumul di atas kasur bersprei bendera Amerika, tanpa mengenakan busana.

Dalam video itu terlihat sebuah tato menghiasi punggung sang pria. Adegan itu diduga dilakukan di sebuah tempat kos.

Selama sekira 20 menit mereka bergumul dengan bermacam gaya. Sayup-sayup terdengar suara musik yang diduga berasal dari radio swasta di Bandung.

Empat menit terakhir, kedua pelajar itu sudah beranjak dari kasur.Adegan tersebut diduga direkam dengan menggunakan handycam.

sumber: Okezone

Apr 22, 2010

Dihina, Ribuan Buruh di Batam Mengamuk



Ribuan buruh dari galangan kapal PT Drydocks World Graha terlibat dalam amuk massa yang menyebabkan kantor dan gudang penyimpanan barang berserta 27 mobil rusak dan terbakar. Peristiwa Ini terjadi di kawasan Tanjung Uncang, Batam, Kamis (22/4/2010) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas, kejadian ini berawal dari sebuah kalimat pelecehan dari salah satu supervisor asal India di perusahaan itu. Ia mengatakan bahwa semua orang Indonesia bodoh. Pernyataan itu keluar saat ia sedang memberikan briefing rutin kepada sekitar 20 karyawan di bagian piping pukul 08.00 pagi.









Tak jelas perkaranya, yang pasti pernyataan itu kontan menyulut emosi para karyawan, termasuk supervisor lain yang berasal dari Indonesia. Hanya berselang 30 menit, kemarahan itu sudah tersebar luas hampir ke semua pekerja di galangan yang jumlahnya mencapai 8.000 orang.

Ujungnya, kerusuhan pun tak dapat dihindari. Pekerja mulai merusak kantor, gudang penyimpanan, dan membakar mobil yang ada di areal tersebut. Para ekspatriat India lantas diungsikan dari amuk massa. Sementara aparat keamanan dari Polri dan TNI yang datang ke lokasi tak dapat berbuat banyak sebab jumlah pekerja yang sedemikian banyak.

Saat berita ini diturunkan, kondisi galangan sudah mulai terkendali. Aksi amuk massa sudah mereda, tetapi sepotong kalimat dari supervisor tersebut telah mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah areal galangan. Pihak manajemen perusahaan belum bisa diminta keterangan terkait dengan insiden ini.

sumber: kompas