Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Jun 20, 2012

Microsoft Mencoba Peruntungan Di Dunia Tablet PC

Microsoft Mencoba Peruntungan Di Dunia Tablet PC

Persaingan ketat tablet PC kini memulai babak baru dimana Android dan iOS kedatangan rival baru dari platform yang selama ini merajai dekstop PC. Lewat sebuah acara konferensi pers yang dilaksanakan di Los Angeles, Amerika Serikat, Microsoft secara resmi memperkenalkan tablet baru miliknya yang menyandang nama Microsoft Surface.

Tablet ini adalah komputer pertama dalam sejarah yang mengusung merek Microsoft. Surface dilengkapi dengan papan tik dan fitur-fitur lain yang dimaksudkan untuk mendobrak dominasi Apple di sektor ini.

CEO Microsoft Steve Ballmer memperkenalkan tablet itu kepada para jurnalis. Produksi komputer tablet adalah taktik bisnis baru yang terpaksa diambil Microsoft, setelah raksasa peranti lunak itu harus bergegas memperkecil ketertinggalan di pasar peranti mobile.

Menurut Microsoft, model Surface yang terkecil memiliki ketebalan 9,3 milimeter dan berbobot 675 gram. Ini sekelas dengan Apple iPad, yang tebalnya 9,4 milimeter dan beratnya 653 gram. Tapi Surface memiliki layar 10,6 inci atau sedikit lebih besar dari iPad, dengan layar 9,7 inci. Layar berukuran 10.6 inchi ClearType HD ini permukaannya telah dilapisi Corning Gorilla Glass 2 seperti pada smartphone Galaxy S III.

Microsoft Mencoba Peruntungan Di Dunia Tablet PC

Microsoft Surface sendiri hadir dengan dua model yang spesifik. Tablet pertama, akan didukung oleh prosesor Intel 22nm Ivy Bridge yang bakal memberikan kepada penggunanya pengalaman 'full Windows' dari OS Windows 8 Pro. Sementara tablet satunya akan hadir dengan chipset ARM yang akan menjalankan sistem operasi yang dikhususkan untuk tablet Windows 8 berbasis ARM, yang dikenal sebagai Windows RT.

Fitur Surface yang unik adalah tutup magnetnya yang dapat berfungsi sebagai papan tik. Tablet ini juga memiliki sandaran sendiri. Microsoft masih belum mengungkap apakah tablet ini bisa terkoneksi dengan jaringan data seluler, atau hanya bisa memakai Wi-Fi.

Sejumlah aplikasi populer dari Microsoft bakal dijejali di tablet Surface, termasuk Xbox live, dan juga aplikasi bawaan Netflix. Perangkat juga dilaporkan bakal dilengkapi dengan port USB 2.0, HDMI, serta kamera yang terletak di bagian belakang maupun di depan perangkat.

Menurut Boy Genius Report, tablet Surface yang menjalankan Windows 8 Pro bakall datang dengan pilihan memori internal berkapasitas 64 GB dan 128 GB. Adapun model Windows RT, bakal hadir dengan dua pilihan kapasitas memori 32 GB dan 64 GB. Sementara untuk harga tablet Surface sendiri masih menjadi misteri, semoga saja setara dengan tablet lain di kelasnya.

Dengan memproduksi tablet sendiri, Microsoft menempuh jalan yang berisiko. Tablet baru ini berpotensi mengikis penjualan komputer tablet buatan pihak ketiga yang juga memakai peranti lunak Windows. Microsoft kini merambah lahan yang dikuasai produsen peranti keras seperti Dell, Hewlett-Packard, dan Lenovo. Ikatan bisnis yang dijalin Microsoft dengan para produsen itu bisa terancam.


Spesifikasi Surface Pro dan RT

OS: Windows 8 atau Windows RT
Prosesor: Intel atau ARM
Storage: 64 dan 128 GB serta 32 dan 64 GB
Display: 10,6 inci (ClearType HD Display)
Tebal: 13.5 mm dan 9,3 mm
Berat: 903 gram dan 676 gram
Baterai: 42 dan 31,5 watt jam

Terkuak Rahasia Gigitan Maut Komodo

Terkuak Rahasia Gigitan Maut Komodo
Komodo merupakan binatang yang bisa bertahan hidup di Indonesia dalam waktu yang cukup panjang disaat di negeri lain ga bisa bertahan sehingga binatang ini menjadi ciri khas di negeri ini, gigitannya  konon mempunyai kemampuan mematikan untuk korbannya bahkan hewan yang jauh lebih besar dari tubuhnya sendiri, misalnya kerbau.

Hal ini membuat para ilmuwan luar negeri tertarik untuk mengungkap lebih jauh rahasia di balik gigitan mautnya itu. Para peneliti dari University of Texas, AS, mengungkapkan jurus komodo melumpuhkan lawannya terdapat pada bakteri penyebab infeksi yang terdapat pada air liurnya.

Bakteri ini akan semakin kuat setelah menyebar dari komodo ke komodo lainnya. Bakteri ini terbentuk dari sisa sisa bangkai hewan yang menjadi makanannya sehari-hari, kemudian berkumpul dan membentuk jaringan di gigi dan air liur komodo sehingga menjadi racun yang mematikan buat lawannya.

“Bakteri ini juga tersebar menjadi epidemik dari mulut komodo ke tubuh korbannya yang melarikan diri dan menyentuh korban lainnya,” ujar salah seorang anggota peneliti.

Para peneliti menemukan dari rata-rata 58 spesies bakteri yang terdapat dalam air liur komodo, 93 persennya dikategorikan sebagai pathogenic atau dapat menyebabkan infeksi. Salah satu bakterinya, Pastuerella multocida, bahkan dapat membunuh hanya dengan menyuntikkan air liur ke dalam tubuh.

Tim peneliti menyimpulkan, bakteri sisa makanan yang menempel di gigi dan lidah komodo dapat menghasilkan racun yang begitu mematikan.

Jun 14, 2012

Panjat Dinding Ala Spiderman Tak Lagi Mustahil

Panjat Dinding Ala Spiderman Tak Lagi Mustahil
Pemanjatan sebuah dinding yang cukup tinggi memang susah dilakukan apalagi bila tidak menggunakan tali hal ini kadang diperlukan terutama untuk keperluan militer. Kini kesulitan tersebut sudah mulai teratasi oleh penemuan alat bantu untuk panjat dinding tanpa tali.

Sekelompok mahasiswa Utah State University (USU) jurusan teknik kini telah mnemukan alat bantu khusus untuk bisa merangkak didinding ala spiderman di film. Alat ini menggunakan penyedot debu dinamakan Ascending Aggies berbentuk serupa ransel dan dapat digunakan menaiki dinding kaca, bata atau batu hingga setinggi 27,4 meter tanpa tali.

Tim yang dipimpin Dr. Steve Hansen mengaku pembuatan alat ini terinspirasi oleh Angkatan Udara (AU) Amerika Serikat (AS), dimana Angkatan Udara US sangat ingin memecahkan masalah memanjat diding  tinggi dengan mudah tanpa menggunakan tali.

Setelah berhasil ujicoba didepan kepala militer dengan prototype yang sudah ada, sekaligus meyakinkannya atas keberhasilan penemuan alat tersebut, akhirnya tim ini dapat suntikan dana sebesar US$100 ribu (Rp 938,5 juta) untuk melanjutkan pengembangan alat ini.

Menurut kabar Ascending Aggies menggunakan baterai untuk catu dayanya yang bisa bertahan lama.

'Alat ini diharapkan bisa digunakan prajurit bergantungan di dinding sambil  membawa senjata atau perangkat lain yang diperlukan, untuk versi selanjutnya alat ini akan disempurnakan terutama untuk menahan dan mengurangi tingkat kebisingan dari suara motor penyedot debu', jelas Dr Hansen.

Panjat Dinding Ala Spiderman Tak Lagi Mustahil