May 19, 2010

Pemakaman Mama Lauren Diwarnai Hujan 'Aneh'

Prosesi pemakaman Mama Lauren diwarnai hujan rintik-rintik yang aneh. Hujan itu sebentar turun, lalu berhenti, hujan lagi, berhenti lagi. Begitu berkali-kali. Menurut pawang hujan, hujan itu kiriman dari rival Mama.

Sang pawang hujan, Dody Dohir, yang ditemui di TPU Menteng Pulo, Jakarta Timur, Selasa (18/5/2010), terlihat berusaha keras menangkal hujan agar tidak turun di area pemakaman Mama. Dody yang berpakaian gamis hitam dan berkopiah putih. Sambil memegang tasbih, dia mengacungkan tangannya ke langit, sambil mulutnya berkomat-kamit. Dody sedang berusaha mengirim hujan itu ke tempat lain.

"Saya berusaha menggeser hujan ini ke tempat lain. Saya tahan supaya enggak hujan," tutur Dody.

Okezone yang berada di lokasi, turut merasakan sedikit keanehan hujan yang memiliki pola turun hujan-berhenti, turun hujan-berhenti, turun hujan-berhenti itu.

Dijelaskan Dody, dalam penglihatannya, itu bukan sekadar hujan biasa. "Ini banyak banget mas, aura paranormalnya. Sekarang ini ada beberapa paranormal se-Indonesia yang kemungkinan jadi rivalnya Mama Lauren senang melihat Mama Lauren meninggal. Mereka berniat mengirim hujan saat pemakaman ini," jelasnya.

Dody terlihat kepayahan berusaha menangkal hujan. Dia berusaha meminta bantuan dari teman-temannya di Banten.

Meski diwarnai hujan, pemakaman paranormal gaek itu berjalan lancar. Prosesi pemakaman ditutup ustaz yang membacakan doa.

sumber : Okezone

Foto Seksi Beredar, Megan Fox Naik Pitam

Foto-foto seksi Megan Fox dikabarkan beredar luas dan bisa dinikmati semua mata. Megan Fox sangat marah saat mengetahui kabar tersebut. Aktris seksi ini tak terima dan siap berhadapan dengan orang yang menyebarkan fotonya tersebut.

Foto-foto Megan Fox berpose topless beredar. Aktris ini tak terima dengan hal tersebut. Megan siap buat perhitungan dengan orang-orang yang telah menyebarkan foto-foto seksinya itu. Megan sangat emosi menghadapi masalah ini.

"Jika saya tahu siapa yang menyebarkan gambar ini, secara pribadi saya akan menyakiti mereka secara fisik," kata Megan seperti dikutip dari Celebrity.az, Rabu 19 Mei 2010.

Foto-foto topless Megan Fox itu diambil saat artis yang dikabarkan mirip dengan Angelina Jolie ini sedang syuting adegan film berjudul 'Passion Play'. Megan mengatakan dirinya berusaha untuk tampil maksimal untuk filmnya itu.

Dia juga melakukan adegan tersebut demi tuntutan peran di filmnya itu. Oleh karena itu, dia marah besar karena foto-foto itu tersebar bebas.

"Saya sedang bekerja dan mencoba memainkan karakter saya dan berusaha untuk serius. Tapi, ternyata itu (foto beredar) terjadi sama saya. Kejadian ini membuat saya marah," ucapnya.

sumber: Vivanews

May 18, 2010

Yang Jenius Sejak Kecil

Leonardo di ser Piero da Vinci atau yang lebih dikenal sebagai Leonardo da Vinci, seringkali dijuluki sebagai arketipe ”manusia renaisans” dan jenius universal.

Dunia juga mengenal jenius lain, seperti John Stuart Mills (filosof) atau Albert Einstein (ilmuwan). Mereka dianggap jenius karena telah memberikan banyak pengaruh terhadap bidangnya masing-masing. Tetapi, kejeniusan seseorang akan menjadi luar biasa ketika hal itu ditunjukkan sejak kecil. Hal inilah yang dicapai sejumlah ”anak ajaib” di dunia. Sebut saja William James Sidis, manusia yang memiliki intelligence quotient (IQ) atau tingkat intelektualitas mencapai kisaran 250–300. Sidis disebut sebagai anak ajaib karena di usia 8 bulan sudah mampu makan sendiri dengan menggunakan sendok. Bahkan, di usia 2 tahun dia menjadikan Koran ternama di Amerika Serikat, New York Times sebagai teman sarapan pagi.

Hebatnya lagi, di usia 8 tahun Sidis sudah menulis beberapa buku di antaranya tentang anatomi dan astronomi. Kejeniusan Sidis semakin bertambah ketika pada usia 11 tahun diterima di Universitas Harvard sebagai mahasiswa termuda. Bahkan, salah satu universitas ternama itu takjub ketika Sidis memberikan ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan para profesor matematika. Kejeniusan Sidis tak lepas dari peran ayahnya, Boris Sidis, seorang psikolog andal berdarah Yahudi yang lulusan Universitas Harvard. Boris menjadikan anaknya sebagai ”prototype” untuk model pendidikan baru. Pola ini untuk menyerang sistem pendidikan konvensional yang dianggap menjadi biang keladi kejahatan dan kriminalitas. Rupanya, hal ini membuat Sidis tersiksa. Dia meninggal pada usia 46 tahun, sebuah saat di mana semestinya seorang ilmuwan berada dalam masa produktif.

Parahnya lagi, Sidis meninggal dalam keadaan menganggur, terasing dan amat miskin. Tetapi, kisah tragis kejeniusan Sidis tidak dialami tokoh lain seperti Pablo Picasso. Picasso yang lahir 25 Oktober 1881, selain dikenal sebagai salah satu anak ajaib, juga merupakan salah seorang dengan nama terpanjang di dunia, yaitu Pablo Diego JosĂ© Francisco de Paula Juan Nepomuceno MarĂ­a de los Remedios Cipriano de la SantĂ­sima Trinidad Martyr Patricio Clito RuĂ­z y Picasso. Disebut ajaib karena minatnya terhadap proses pembuatan lukisan sudah terlihat ketika dia masih belum dapat berbicara. Kata pertama yang dapat diucapkan ketika masih bayi adalah ”piz” yang merupakan kependekan dari kata ”lapiz”yang dalam bahasa Spanyol berarti pensil. Pada usia 7 tahun, Picasso mendapat pendidikan formal bidang artistik dan seni lukis dari ayahnya. Sejak itu karya-karya masterpiece Picasso dimulai.

Nama Howard Philips Lovecraft juga tidak bisa dilepaskan sebagai salah satu anak ajaib di dunia. Dia adalah salah seorang penulis horor yang paling berpengaruh di abad 20. Lovecraft belajar membaca pada usia 2 tahun dan mulai menulis puisi yang rumit pada usia 6 tahun. Hal yang menumbuhkan minat Lovecraft terhadap sastra adalah kakeknya yang memberikan karya klasik, seperti The Arabian Night dan The Iliad and The Odissey untuk dibaca. Kakeknya pula yang menyetir minat Lovecraft pada cerita gothic horror dengan menceritakan cerita-cerita seram karangannya sendiri.

Tokoh lain yang juga menunjukkan kejeniusan sejak kecil adalah Wolfgang Amadeus Mozart. Komponis dan pianis brilian ini merupakan salah satu anak ajaib paling ternama dalam sejarah.

Dia mulai belajar memainkan piano pada usia 4 tahun, meng-compose lagu pertamanya pada usia 5 tahun. Pada usia 8 tahun, Mozart mengarang simfoninya yang pertama. Namun, Mozart tidak berumur panjang. Dia meninggal dunia pada usia 35 tahun. Sepanjang hidupnya, Mozart telah mengarang sekira 600 komposisi untuk simfoni,opera, piano, orkestra, dan lain-lain. Di samping tokoh-tokoh di atas, rasanya tidak adil jika menelisik anak ajaib tanpa menyebutkan Kim Ung-Yong. Pria kelahiran 7 Maret 1963 ini dikenal sebagai orang superjenius. Dalam catatan resmi Guinness Book of Record, Ung- Yong disebut sebagai manusia dengan IQ tertinggi saat ini, yaitu 210. Dia mulai berbicara pada usia 6 bulan dan mulai bisa percakapan pada usia 1 tahun.

Pada usia 3 tahun, Ung-Yong bisa membaca dan menulis dalam empat bahasa (Jepang, Korea, Jerman, dan Inggris). Ung-Yong menjadi mahasiswa jurusan fisika di Universitas Hanyang sejak usia 4 tahun hingga berusia 7 tahun. Pada usia 6 tahun, dia menunjukkan kemampuan menyelesaikan soal kalkulus integral dan differential yang sangat kompleks pada suatu acara TV di Jepang.

Di era globalisasi, sejumlah anak ajaib juga muncul. Sebut saja Gregory Smith, bocah kelahiran 9 Juni 1989 ini sekarang menjabat sebagai Presiden International Youth Advocates, lembaga internasional yang peduli terhadap anak-anak. Smith dapat membaca pada usia 2 tahun dan mulai kuliah pada usia 10 tahun setelah lulus dari Orange Park High School.

Pada 2003 lulus cum laude dengan gelar Sarjana Sains bidang matematika, juga pada studi minor untuk bidang sejarah dan biologi dengan honor dari Randolph-Macon College dengan meraih anugerah ”Force For Good Lifetime Achevement Award.” Di usia 14 meraih beasiswa USD50.000 tiap tahun dari Jack Kent Cooke. Nama bocah ajaib asal India Akrit Jaswal (lahir pada 23 April 1993) juga masuk dalam daftar. Saat ini, Akrit tercatat sebagai mahasiswa dan dokter India termuda dalam sejarah. Dia melakukan operasi bedah pertamanya pada usia 7 tahun. Kejeniusan Akrit sudah terlihat sejak masih balita. Dapat berbicara pada usia 10 bulan, dan di usia 5 tahun sudah membaca seluruh buku karangan William Shakespeare. Pada usia 11 tahun diterima sebagai mahasiswa di Punjab University.

Membicarakan anak ajaib rasanya tidak lengkap tanpa menyebut Cleopatra Stratan (lahir 6 Oktober 2002). Bocah asal Chisinau, Moldova ini adalah pencatat sejarah di industri musik sebagai seorang penyanyi dengan bayaran 1.000 euro per lagu lewat albumnya pada 2006 La vĂ¢rsta de trei ani. Gadis cilik lain yang juga ajaib adalah Elaina Smith (7), yang dikenal sebagai penyiar terkenal di Inggris. Murid SD ini menjadi penyiar radio termuda.

Sumber: Okezone

Tiga Kebohongan Facebook

Hak-hak privasi pengguna Facebook masih terus diperjuangkan oleh para pengguna jejaring sosial terbesar itu.

Sementara Facebook masih terus berkilah dan tak mempedulikan keinginan para pengguna layanannya.

Berikut ini tiga kebohongan yang diungkapkan oleh Vice President for Public Policy Facebook, Elliot Schrage, saat menanggapi pertanyaan-pertanyaan hak-hak privasi konsumen, dikutip dari PC World dan New York Times.

1. Saat ditanya kenapa Facebook tidak membuat semua setelan privasi di Facebook sebagai 'Opt-in' alias seluruhnya 'private' kecuali pengguna menginginkan dan mengubahnya menjadi 'public', Elliot memberikan jawaban dan argumen yang 'memukau'.

"Semuanya opt-in di facebook. Bergabung ke Facebook adalah pilihan. Kita ingin agar orang-orang terus menggunakan Facebook setiap hari. Menambah informasi, mengunggah foto, memposting status baru, menyukai sebuah laman. Semuanya Opt-in. Silakan jangan berbagi informasi, bila Anda tidak nyaman."

Padahal, saat bergabung ke Facebook, sebagian besar data-data pengguna baru seperti biografi, interest, postingan, friend, family, relationship, lokasi, edukasi dan banyak lagi, akan langsung terpublikasi oleh publik, karena default setting-nya adalah 'share with everyone'. Ini merupakan model 'Opt out', bukan 'Opt in'.

2. Saat ditanya bagaimana bila pengguna menghapus akun Facebook mereka, Elliot mengatakan bahwa pengguna bisa melakukan penghapusan secara permanen. "Bila Anda sudah tidak mau menggunakan Facebook lagi, Anda bisa menghapus akun Anda. Penghapusan ini adalah permanen, dan akun Anda tidak akan bisa diaktifkan kembali. Saat kami memproses permintaan penghapusan akun, kami langsung menghapus seluruh informasi yang terkait dengan akun tersebut. Message dan postingan di dinding akan tetap, tapi teratribusi dengan pengguna Facebook anonymous. Konten yang dulu Anda buat, tidak bisa diakses di Facebook, dan tidak di link ke informasi pribadi Anda di manapun."

Faktanya, apa yang dikatakan Elliot tidak benar. Saat hendak menghapus akun Facebook, pengguna tidak akan mendapatkan tawaran opsi untuk menghapusnya secara permanen. Yang bisa Anda lakukan cuma 'deactivate'. Tombol 'delete account' tak akan bisa dijumpai dengan mudah. Pengguna musti pergi dulu ke Help Center dan melakukan pencarian 'delete account' sehingga akan membawa Anda ke laman FAQ.

Di pertanyaan nomor 5 yang berbunyi "I want to permanently delete my account. How do I delete my account?" Setelah itu, di bagian jawaban baru ada link yang mengarahkan pengguna ke opsi penghapusan permanen.


Repotnya lagi, setelah itu pengguna dipersulit lagi dengan jendela yang meminta password lengkap dengan puzzle CAPTCHA. Sudah begitu, akun kita juga tidak langsung terhapus, karena hanya di deaktivasi selama dua pekan. Di sela-sela itu pun, Facebook masih mengirimi kita email berisi link simpel untuk kembali log-on, yang akan langsung mengembalikan akun kita dalam sekejap.

3. Kepada New York Times, Elliot mengatakan bahwa keamanan pengguna Facebook terjaga. “Untuk sebuah layanan yang bertumbuh secara dramatis, kami menangani lebih dari 400 juta orang untuk berbagi miliaran kepingan konten kepada teman-teman mereka serta institusi yang mereka perhatikan. Kami pikir, rekam jejak kami untuk masalah sekuriti dan keamana, tidak tertandingi,” kata Elliot.

Kenyataannya Facebook mengalami beberapa masalah dalam mengamankan data pribadi pengguna baru-baru ini. Pekan lalu, Facebook memperkenalkan fitur 'Instant Personalization' yakni fitur yang memungkinkan pihak ketiga untuk mengakses informasi-informasi Facebook pengguna dan menampilkannya melalui situs pihak ketiga itu. Untuk fitur ini, Facebook telah meluncurkan tiga mitra mereka, yakni Yelp, Pandora, dan Microsoft Docs.com.

Namun, fitur baru itu menimbulkan celah yang bisa dimanfaatkan oleh peretas untuk mendapatkan data-data penting pengguna seperti email, username, serta semua data-data yang di di-share kepada "everyone".

Celah itu sempat ditutup oleh Yelp, namun pada hari yang sama ditemukan lagi celah lainnya. Akibatnya, Yelp sempat mematikan sementara fitur Instant Personalization Facebook, untuk menemukan celah-celah baru lainnya.

Selain itu, dua pekan lalu, para pengguna Facebook juga sempat dikejutkan dengan peristiwa bocornya pembicaraan chat mereka dan kebocoran data-data lain seperti daftar tunggu dan permintaan pertemanan, serta informasi-informasi yang berpotensi berbahaya lain. Akibat bug ini, Facebook sempat menon-aktifkan fitur chat-nya.

Menurut New York Times, perubahan kebijakan privasi Facebook memiliki motif ekonomi. Salah satunya adalah Facebook mencari uang dengan melakukan kustomisasi target iklan berdasarkan data-data yang muncul pada laman Facebook seseorang.

sumber: Vivanews

May 16, 2010

Penghapusan Akun di Facebook Kian Marak

Jumlah pengguna Facebook (Facebookers) yang memilih menutup akun mereka di laman jejaring sosial terkemuka itu kian bertambah.

Fenomena itu terjadi setelah muncul kontroversi atas lalainya pengelola Facebook dalam melindungi ruang pribadi (privasi) pemilik akun sehingga kegiatan yang dia lakukan di akun-nya bisa diintip orang lain.

Demikian ungkap laman harian The Financial Times, Sabtu 15 Mei 2010, dengan bersumber dari data laman pencari informasi terbesar, Google. Menurut Google, jumlah pencarian kata yang mencari tahu "bagaimana menghapus akun di Facebook" pekan ini meningkat lebih dari dua kali lipat dari pekan lalu, hingga mencapai rekor tertinggi. Sebagian besar pertanyaan berasal dari Amerika Serikat (AS).

Google pun menyajikan contoh konkrit atas makin banyaknya pengguna Facebook yang kecewa. Bila Anda mengerti bahasa Inggris, cobalah ketik "how do i" dalam kolom pencarian di Google, otomatis laman itu akan meneruskan rangkaian kata tersebut menjadi kalimat "how do i delete my facebook account" (bagaimana saya bisa menghapus akun di Facebook). Kalimat itu berada di daftar teratas pada kolom pencari Google karena paling banyak dicari.

Pengelola Facebook dalam sepekan terakhir sibuk meladeni pemberitaan negatif media massa atas kemampuannya dalam melindungi privasi pemilik akun. Inilah yang membuat sejumlah kolumnis terkemuka spesialis rubrik teknologi dan para blogger terkenal memilih untuk menutup akun mereka dari Facebook secara permanen.

Peter Rojas, pendiri laman gadget terkemuka gdgt.com, kepada stasiun televisi ABC News mengaku sudah tak mau lagi berurusan dengan Facebook. Pasalnya, Rojas mengaku sudah tak tahan menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengatur akun-nya agar tidak diintip atau disalin oleh sesama pengguna Facebook yang tidak dia kenal.

"Terus-terusan memantau pengaturan [setting] tampilan pribadi ternyata sangat rumit. Kita tidak pernah bisa yakin dapat mengendalikan semuanya," kata Rojas.

Dalam blog yang ditampilkan di laman The Guardian, Jumat 14 Mei 2010, Andrew Brown pun mengutarakan kekecewaannya kepada Facebook. "Bila Anda peduli dengan privasi Anda maupun teman-teman, jangan lagi pakai Facebook. Kita ini dianggap produknya, bukan konsumennya," tulis Brown.

Pekan ini pula kalangan pejabat perlindungan data Eropa telah menulis surat kepada Facebook bahwa perubahan kebijakan dalam pengaturan ruang pribadi pemilik akun Desember tahun lalu "tidak dapat diterima." Sejumlah senator di AS pun juga menaruh perhatian serupa kepada Facebook.

Sejauh ini Facebook pekan lalu baru menonaktifkan layanan chat setelah mereka menemukan suatu bug yang membuat seorang pengguna bisa mengintip isi percakapan teman-temannya dengan orang lain secara pribadi.

Sementara itu, pengelola Facebook menolak mengungkapkan berapa banyak pengguna yang telah menghapus akun mereka. Pengelola Facebook justru hanya mengungkapkan bahwa, sejak konfrensi antar developer web "f8" bulan lalu, pengguna aktif Facebook telah bertambah 10 juta menjadi lebih dari 400 juta orang.

Lev Popov, seorang teknisi piranti lunak Facebook, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melengkapi laman itu dengan sejumlah perangkat pengaman yang menjamin data pribadi pemilik akun tidak gampang disusupi orang asing. Upgrade sistem yang baru-baru ini dilakukan Facebook juga membuat pemilik akun bisa memblokir akses yang mencurigakan.

"Kami percaya bahwa perangkat dan sistem baru ini akan banyak berguna dalam mencegah akses tanpa izin dan gangguan yang diakibatkan oleh penyusupan itu," kata Popov seperti yang dimuat laman stasiun televisi BBC.

Namun, menurut Popov, keamanan yang paling ampuh adalah berasal dari pemilik akun yang bersangkutan. "Seperti biasa, garis pertama pertahanan adalah Anda sendiri. Kami butuh bantuan Anda untuk menerapkan perilaku yang aman dalam menggunakan Facebook maupun saat berselancar ke laman lain," kata Popov.

sumber: Vivanews

May 12, 2010

Fakta Seputar Payudara

Payudara merupakan 'aset' bagi wanita. Bukan sekadar memenuhi fungsinya sebagai organ menyusui, tapi juga menjalankan fungsi estetik dan sensualitas.

Seperti dikutip dari laman Askmen.com, berikut lima hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang payudara:

1. Wanita dengan implan payudara lebih mungkin bunuh diri
Sebuah studi di Universitas Laval di Quebec, Kanada, 15 tahun lalu menemukan, tingkat keinginan bunuh diri pada wanita dengan implan payudara 73 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki payudara alami.

Studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology itu tidak mengaitkan langsung hubungan implan payudara dengan kecenderungan bunuh diri. Melainkan, meneliti lebih dalam terkait kondisi mental yang mendasari pelaku implan payudara, seperti harga diri rendah, depresi atau gangguan tubuh dismorfik.

Rata-rata wanita yang memutuskan diri untuk melakukan implan menganggap bahwa payudara yang lebih besar sebagai sarana untuk mendapatkan kepercayaan diri atau mengatasi masalah-masalah pribadi lainnya.

Sementara studi Departemen Psikologi di Children's Hospital of Philadelphia menyimpulkan, mereka yang memiliki gangguan tubuh disformik cenderung tak meraih kepuasaan atau tidak berhasil mencapai tujuannya hanya dengan melakukan implan.

2. Orgasme melalui stimulasi payudara
Banyak yang bilang wanita dapat mencapai orgasme melalui stimulasi payudara sendiri. Informasi ini pun telah dikemukakan oleh Marshall Miller dan Dorian Solot, sepasang seksolog dan penulis 'I Love Female Orgasm: An Extraordinary Orgasm Guide'. Menurutnya, sekitar 1 persen wanita melaporkan kemampuan untuk mencapai orgasme melalui stimulasi payudara mereka secara manual.

3. Payudara bagian kiri lebih besar
Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian terhadap 600 wanita yang dipublikasikan dalam Annals of Plastic Surgery. Penelitian membuktikan tidak ada sepasang payudara yang simetris sempurna. Mayoritas wanita memiliki ukuran payudara lebih besar di bagian kiri.

4. Pria juga bisa menghasilkan susu
Pria memiliki kelenjar susu seperti wanita sehingga memungkinkan dia menghasilkan susu. Hanya, laktasi spontan pada pria sangat jarang.

Keluarnya susu pada pria bisa disebabkan sejumlah faktor. Di antaranya akibat suntikan hormon atau obat-obatan yang memicu aktivitas kelenjar susu. Seperti pasien kanker pria yang seringkali memerlukan suntikan hormon estrogen yang bisa memicu laktasi.

sumber: Vivanews

Pria Lebih Suka Wanita Berdada Besar?

Kate Hudson masih menjadi pembicaraan beberapa minggu terakhir ini karena dadanya yang terlihat lebih membusung daripada biasanya. Selama ini Kate dikenal cuek dengan dadanya yang rata.

"Payudaraku jelas memang mini," katanya saat ditemui dalam acara Golden Globes 2002. "Senang rasanya bisa memakai gaun berleher rendah dan tetap terlihat elegan."

Tidak heran keputusannya melakukan breast implant dianggap tidak sesuai dengan sikapnya selama ini yang bangga dengan payudaranya yang mungil alami. Memang sih payudara barunya tidak bisa dibilang besar, tetapi memang terlihat lebih penuh. Sebagian mempertanyakan alasan di balik tindakan Kate: apakah hanya supaya dadanya terlihat lebih proporsional atau ingin menyenangkan "seseorang"?

Melakukan implan payudara memang hak pribadi setiap orang, apalagi bila hal itu membuatnya lebih percaya diri. Pertanyaan yang menggelitik adalah, benarkah pria menyukai perempuan yang berdada besar?

Bagaimanapun juga, pria adalah makhluk visual. Ketika mendatangi sebuah kafe, tempat konser, atau komunitas baru, radar milik pria tentu akan langsung mendeteksi perempuan yang terlihat paling kinclong. Entah karena kulitnya yang putih, rambutnya yang panjang, kaki yang jenjang, dan payudara yang besar, tentunya.

"Sebagai pria, kita ini langsung mampu melihat sesuatu yang indah di seberang kita, atau mungkin seorang wanita yang duduk di bagian lain dari lapangan basket," kata Donny (25), sebut saja demikian, seorang penyiar radio.

"Kita ini sudah diprogram untuk tertarik melihat payudara," timpal Firman (31, bukan nama sebenarnya). Namun, payudara bukan hal utama yang menarik perhatiannya. Firman mengaku lebih suka mengagumi bokong wanita karena tahu bagian tersebut harus dilatih secara rutin agar tampak penuh sempurna.

Namun, obsesi pria pada umumnya terhadap payudara hanya sekadar menatapnya. Bagi Tommy (29), misalnya, ukuran payudara bukan faktor yang menentukan kalau tujuannya untuk mencari pacar. "Kalau saya sih akan mencari 10 hal lainnya yang menarik buat saya, sebelum mempertimbangkan ukuran dadanya," katanya.

Pria yang lain juga memilih pasangan dengan dada yang berukuran sedang. Ada yang mengatakan khawatir hanya akan menatap ke arah dada saat berbicara dengan perempuan berpayudara besar (hm... pria pun merasa risi jika ketahuan melakukan hal ini!). Yang lain merasa khawatir pasangannya selalu menjadi perhatian pria lain karena penampilannya itu. Hal ini sedikit berkaitan dengan ego mereka; mereka tak senang jika pasangannya dikagumi orang lain dengan cara yang kurang pantas.

Nah, sebagian pria yang lain justru tidak menyukai perempuan berdada besar. Hal ini memang lebih cenderung berhubungan dengan selera. Semakin dewasa, pria juga semakin mampu memandang payudara sebagai sesuatu yang natural dan bukan sesuatu yang sifatnya erotis. Mereka menjadi lebih mampu menerima ketidaksempurnaan payudara milik pasangannya.

"Kalau kita melihat istri sedang menyusui, itu bisa mengubah persepsi kita tentang payudara," tutur Paul (36), bapak dua anak. "Payudara yang sedikit turun itulah yang membuat anak-anak kami menjadi sehat."

So, ladies, ketika hubungan Anda dan pasangan baik-baik saja sejauh ini dan tak ada komentar apa pun mengenai bagian tubuh Anda ini, artinya si dia sudah puas dengan diri Anda apa adanya. Rawatlah payudara Anda dengan semestinya, untuk kesehatan Anda sendiri!

sumber : kompas